Bagaimana unsur kebahasaan dalam karya ilmiah?

Unsur kebahasaan dalam karya ilmiah adalah 1) menggunakan kata ganti impersonal, 2) menggunakan kalimat pasif, 3) menggunakan bahasa yang lugas dan bermakna denotatif, 4) reproduktif, 5) tidak emotif, 6) menggunakan istilah keilmuan, 7) rasional, dan 8) langsung pada sasarannya.

Perhatikan penjelasan berikut, ya.

Karya ilmiah berisikan tulisan atau laporan tertulis yang memaparkan hasil penelitian atau kajian suatu masalah yang disusun seseorang atau kelompok dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan.

Unsur kebahasaan karya ilmiah, yaitu sebagai berikut:
1. Menggunakan kata ganti impersonal (tidak bersifat pribadi), seperti penulis, peneliti.
2. Menggunakan kalimat pasif.
3. Menggunakan bahasa lugas dan bermakna denotatif (kalimat efektif).
4. Reproduktif, artinya maksud yang ditulis diterima dengan makna yang sama oleh pembaca.
5. Tidak emotif, artinya tidak melibatkan perasaan penulis.
6. Istilah keilmuan, artinya penggunaan istilah disesuaikan degan persoalan yang dibahas.
7. Rasional, artinya penulis harus menonjolkan keruntutan pikiran yang logis, alur pemikiran yang lancar, dan kecermatan.
8. Langsung pada sasaran dan tidak berbelit-belit.

Dengan demikian, unsur kebahasaan dalam karya ilmiah adalah 1) menggunakan kata ganti impersonal, 2) menggunakan kalimat pasif, 3) menggunakan bahasa yang lugas dan bermakna denotatif, 4) reproduktif, 5) tidak emotif, 6) menggunakan istilah keilmuan, 7) rasional, dan 8) langsung pada sasarannya.

Check Also

Apa perbedaan active information gathering dan passive information gathering​?

Apa perbedaan active information gathering dan passive information gathering​? Jawaban Jenis-jenis teknik pengumpulan informasi adalah …