Jelaskan tiga pemberontakan di Majapahit yang dapat membahayakan negara!

Jawaban :

Pemberontakan Kuti, Pemberontakan Nambi, dan Pemberontakan Ronggalawe.

Pembahasan :

Pada masa kerajaan Majapahit berdiri, terdapat pemberontakan-pemberontakan yang terjadi yang mana membahayakan kerajaan Majapahit.

Pemberontakan terbesar adalah pada masa Jayanegara, yaitu pemberontakan Kuti. Pemberontakan inilah yang paling berbahaya karena Kuti berhasil menduduki ibu kota Kerajaan Majapahit. Jayanegara terpaksa melarikan diri dan mengungsi ke Badander di bawah perlindungan pasukan Bayangkara yang dipimpin oleh Gajah Mada. Pada akhirnya pemberontakan Kuti berhasil dipadamkan oleh Gajah Mada.

Selain itu, ada juga Pemberontakan Nambi. Nambi adalah nama patih pertama Majapahit yang juga berperan besar dalam merintis kerajaan bersama Raden Wijaya. Seperti serangkaian pemberontakan di Majapahit sebelumnya, peristiwa yang terjadi pada 1316 ini juga disebabkan oleh fitnah seorang pejabat licik bernama Mahapati. Mahapati, yang mengicar jabatan patih, mengadu domba Nambi dan Raja Jayanegara. Alhasil, pertumpahan darah pun tidak dapat dielakkan yang menyebabkan tewasnya Nambi.

Ada juga pemberontakan yang lain, yaitu pemberontakan Ronggolawe. Pararaton menyebut pemberontakan Ronggolawe terjadi pada tahun 1295, namun dikisahkan sesudah kematian Raden Wijaya. Pemberontakan tersebut bersamaan dengan Jayanagara naik tahta. Namun pada akhirnya, pemberontakan tersebut juga berhasil ditumpas oleh kerajaan Majapahit.

Dengan demikian, tiga pemberontakan di Majapahit yang dapat membahayakan negara adalah Pemberontakan Kuti, Pemberontakan Nambi, dan Pemberontakan Ronggalawe.

Check Also

Sembilan orang bepergian dengan dua mobil milik dua orang diantara mereka. Masing-masing mobil dikemudikan oleh pemiliknya dan kapasitas mobil masing-masing adalah lima orang termasuk pengemudi. Banyak cara menyusun penumpang di kedua mobil tersebut adalah

Sembilan orang bepergian dengan dua mobil milik dua orang diantara mereka. Masing-masing mobil dikemudikan oleh …