Coba anda uraikan apa yang dimaksud dengan istilah berikut dalam sistem informasi manajemen? a) Adequacy, b) Completeness, c) Explicitness dan d) Exception-based?​

Coba anda uraikan apa yang dimaksud dengan istilah berikut dalam sistem informasi manajemen? a) Adequacy, b) Completeness, c) Explicitness dan d) Exception-based?​

Jawaban:

Definisi istilah-istilah berikut dalam sistem informasi manajemen yaitu :

  1. Adequacy (kecukupan) : jumlah informasi harus cukup, dengan kata lain bahwa misi harus menyediakan laporan tentang informasi yang dibutuhkan dalam proses pengambilan keputusan.
  2. Completeness (kelengkapan) : informasi yang diserahkan kepada seorang manajer harus lengkap serta mencukupi semua keperluannya.
  3. Explicitness (penjelasan) : laporan yang tidak membutuhkan analisis lebih lanjut oleh penerima untuk membuat keputusan merupakan laporan yang berkualitas.
  4. Exception-based (berbasis pengecualian) : prinsip pengecualian pelaporan dakan menentukan pokok informasi yang memiliki kepentingan khusus untuk manajer saja yang dapat dilaporkan.

Pembahasan:

Sistem informasi manajemen (SIM) merupakan sekumpulan proses dimana data bisa diolah, diulas, dan dipresentasikan agar data tersebut mampu bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan pengambilan keputusan. Sistem tersebut berperan sebagai alat yang sangat bermanfaat untuk mendukung dan mengendalikan operasi perusahaan. Sistem informasi manajemen berfungsi untuk mempermudah tugas bagian manajemen dalam melaksanakan kegiatan perencanaan, pengawasan, dan pengarahan kerja untuk semua departemen dalam pengorganisasian. Sistem tersebut juga bermanfaat untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pada proses pengolahan data dengan sajian data secara akurat dan realtime. Terdapat beberapa parameter atau atribut informasi yang dapat mempengaruhi kualitas informasi, yaitu Timeliness, Accuracy, Relevance, Adequacy, Completeness, Explicitness, Exception Based.

  1. Timeliness (ketepatan waktu) : informasi harus diterima oleh penerima dalam jangka waktu yang direncanakan. Dalam melakukan pengambilan keputusan yang efektif, tentu informasi harus diterima oleh pembuat keputusan pada saat yang tepat. Penerima harus memperoleh informasi yang diperlukan saat mereka membutuhkannya.
  2. Accuracy (akurat) : keputusan manajer dilandaskan pada informasi yang terdapat dalam laporan sistem informasi manajemen, sehingga semua manajer memerlukan informasi yang akurat. Akurat dalam laporan mempunyai arti bebas dari kesalahan atau prasangka.
  3. Relevance (relevan) : sistem informasi manajemen harus memberikan laporan kepada manajer dan memberikan informasi yang berguna untuk membantu mereka dalam membuat keputusan. Akan tetapi, informasi yang relevan bagi satu penerima belum tentu relevan bagi penerima yang lain.
  4. Adequacy (kecukupan) : jumlah informasi harus cukup, dengan kata lain bahwa misi harus menyediakan laporan tentang informasi yang dibutuhkan dalam proses pengambilan keputusan. Informasi yang tepat dan sesuai memiliki kemungkinan untuk dapat menciptakan keadaan yang sulit bagi pembuat keputusan, namun kekurangan informasi juga dapat membuat adanya krisis dan informasi yang berlebihan dapat mengakibatkan kekacauan.
  5. Completeness (kelengkapan) : informasi yang diserahkan kepada seorang manajer harus lengkap serta mencukupi semua keperluannya. Informasi yang kurang lengkap akan menyebabkan keputusan yang salah, dan hal ini dapat berakibat fatal bagi keputusan organisasi yang salah.
  6. Explicitness (penjelasan) : laporan yang tidak membutuhkan analisis lebih lanjut oleh penerima untuk membuat keputusan merupakan laporan yang berkualitas. Laporan dengan kualitas yang buruk memerlukan analisis lebih lanjut mengenai isinya. Hal ini menunjukkan bahwa laporan harus disusun dengan penjelasan yang sesuai sehingga manajer tidak perlu membuang waktu untuk mengolah lagi laporan itu.
  7. Exception-based (berbasis pengecualian) : prinsip pengecualian pelaporan akan menentukan pokok informasi yang memiliki kepentingan khusus untuk manajer saja yang dapat dilaporkan. Apabila pelaporan tidak mengikuti prinsip pengecualian tersebut, maka akan terdapat informasi yang tidak dibutuhkan oleh manajer. Hal ini akan mengakibatkan banyaknya waktu yang akan terbuang dalam menyaring informasi yang berguna.

 

Check Also

Bedakan tujuan pembelajaran menyimak di kelas rendah dengan tujuan pembelajaran menyimak di kelas tinggi

Bedakan tujuan pembelajaran menyimak di kelas rendah dengan tujuan pembelajaran menyimak di kelas tinggi Jawaban …