Suatu kalimat yang bernilai benar atau salah saja disebut

Suatu kalimat yang bernilai benar atau salah saja disebut

Jawaban

Dalam matematika, terdapat suatu kalimat yang dapat bernilai benar atau salah saja, namun tidak keduanya. Dia disebut dengan proposisi atau pernyataan. Dimana, proposisi atau pernyataan logika matematika adalah suatu kalimat yang bernilai benar atau salah, namun tidak dengan keduanya.

Pembahasan

Dalam kehidupan pun, kita dihadapkan dengan pilihan benar maupun salah. Dalam matematika salah satunya yaitu “pernyataan dan kalimat terbuka” yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan kita sehari-hari. Kalimat adalah suatu rangkaian kata yang disusun menurut aturan bahasa yang memiliki arti. Sedangkan pernyataan adalah memiliki nilai kebenaran yang pasti, bisa jadi benar atau salah. Pernyataan disebut juga dengan proposisi.

Contoh :

  1. Kecamatan Datuk Lima Puluh berada di Kabupaten Batu Bara.
  2. Danau Toba adalah danau terbesar di Sumatera Utara.
  3. 2+3=3+2.
  4. Hewan x adalah hewan mamalia berkaki empat.
  5. p-2>10

Nah, contoh kalimat tersebut dapat kita selesaikan sebagai berikut :

  1. Kalimat pertama, kedua, dan ketiga adalah kalimat bernilai benar, maka dia pernyataan.
  2. Kalimat empat dan lima adalah kalimat yang tidak dapat ditentukan nilai kebenarannya. Maka, disebut kalimat terbuka.

Setelah itu, lanjut pembahasan tentang ingkaran/negasi.

Ingkaran atau negasi adalah suatu pernyataan yang berupa penyangkalan, artinya jika pernyataan (p) bernilai benar, maka ingkaran (q) bernilai salah atau sebaliknya.

Contoh :

  • p : Besi memuai jika dipanaskan (bernilai benar).
  • Ingkaran p : Besi tidak memuai jika dipanaskan (bernilai salah).

Dalam kehidupan sehari-sehari pula kita menggunakan pernyatan negasi atas pernyataan orang lain.

Dalam ilmu matematika, terdapat pula 4 macam kalimat majemuk diantaranya yaitu : konjungsi, disjungsi, implikasi, dan biimplikasi.

  1. Konjungsi adalah pernyataan majemuk dengan kata hubung “dan”, sehingga “p dan q”
  2. Disjungsi adalah pernyataan majemuk dengan kata hubung “atau”, sehingga “p atau q”
  3. Implikasi adalah pernyataan majemuk dengan kata hubung “jika… maka…”, sehingga “jika p maka q”
  4. Biimplikasi adalah pernyataan majemuk dengan kata hubung “…jika dan hanya jika”, sehingga “p jika dan hanya jika q”

Check Also

Goffman membagi ekspresi dalam dua macam yaitu?

Goffman membagi ekspresi dalam dua macam yaitu? Jawaban Berikut ini dua macam pembagian ekspresi menurut …

Leave a Reply

Your email address will not be published.