Jelaskan awal mula pelaksanaan sistem parlementer di Indonesia?

Jelaskan awal mula pelaksanaan sistem parlementer di Indonesia?

Jawaban

Setelah kemerdekaan negara Indonesia perlu adanya pengakuan kedaulatan dari negara lain. Oleh sebab itu dalam suatu proses pengakuan kedaulatan dan proses pembentukan kelengkapan negara, pada saat itu ditetapkan bentuk sistem pemerintahan yang dipakai oleh negara ini yaitu sistem parlementer. Pada sistem ini Presiden adalah seseorang yang hanya bertindak sebagai kepala negara, dan Presiden juga yang hanya berhak untuk mengatur formatur pembentukan kabinet. Jadi bentuk tanggung jawab dari pemerintah ada pada kabinet. Dan untuk kepala pemerintahannya pada sistem ini dipegang oleh seorang Perdana Menteri. Sistem parlementer berlaku pada tanggal 27 Agustus 1948 sampai pada 15 Agustus 1950 atau setelah dikeluarkannya Dekrit Presiden. Pada masa parlementer Indonesia bergantung pada konstitusi Undang-Undang Dasar Sementara 1950 (UUDS 1950) yang ditetapkan berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 tahun 1950 tentang Perubahan Konstitusi Sementara Republik Indonesia.

Pembahasan

Proses kemerdekaan Indonesia dimulai pada 6 Agustus 1945 yang mana pada saat itu Jepang mengakui kekalahannya melawan sekutu. Kemudian setelah itu pada tanggal 12 Agustus 1945 Jepang menjanjikan kemerdekaan kepada Indonesia. setelah beberapa peristiwa sebelum kemerdekaan akhirnya pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia berhasil memproklamasikan kemerdekaannya tepatnya di rumah Ir. Soekarno Jakarta pusat.

Setelah menyatakan kemerdekaannya Indonesia mengalami masa pemerintahan dimana disebut dengan masa pemerintahan orde lama. pada masa ini Indonesia memerlukan adanya pengakuan kedaulatan negara. Ada beberapa proses pengakuan kedaulatan negara yang di alami oleh Indonesia dimulai dari kedatangan Belanda yang ingin mengusik kembali bangsa Indonesia. kemudian Indonesia tidak tinggal diam, tentu saja bangsa ini dengan segenap usaha untuk mempertahankan kemerdekaan baik melalui diplomasi maupun senjata. Hingga pada akhirnya pengakuan kedaulatan negara republik Indonesia dilakukan melalui Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag pada tanggal 23 Agustus – 2 November 1949. Dengan hasil bahwa Belanda menyerahkan sepenuhnya kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat (RIS) secara resmi tanggal 27 Desember 1949.

Pada masa parlementer juga terjadi pergantian beberapa kabinet. Sistem kabinet parlementer merupakan suatu sistem kabinet yang disusun menurut perimbangan kekuatan kepartaian pada parlemen dan mereka dapat dijatuhkan kapan saja oleh beberapa wakil partai dalam parlemen tersebut. Dalam sistem kabinet parlementer seorang presiden hanyalah lambang kesatuan saja.

Adapun untuk kabinet pada masa demokrasi parlementer diantaranya,

  1. Kabinet Natsir.
  2. Kabinet Sukiman.
  3. Kabinet Wilopo.
  4. Kabinet Ali Sastromidjojo I.
  5. Kabinet Burhanudin Harahap.
  6. Kabinet Ali Sastromidjojo II.
  7. Kabinet Djuanda.

Sistem parlementer berakhir setelah dikeluarkannya Dekrit Presiden pada tanggal 5 juli 1959. Dekrit presiden 5 Juli 1959 merupakan suatu perintah atau keputusan yang dikeluarkan oleh seorang Presiden Soekarno untuk mengembalikan sistem pemerintahan negara Indonesia menjadi demokrasi terpimpin. Hal ini disebabkan pada masa sistem parlementer Indonesia banyak mengalami masalah yang mana disebabkan oleh sering terjadinya pergantian kabinet dalam waktu singkat.

Check Also

Jelaskan cara penggambaran watak tokoh dalam cerita!

Jelaskan cara penggambaran watak tokoh dalam cerita! Jawaban Pengarang pastinya pengin ceritanya tersampaikan dengan baik …

Leave a Reply

Your email address will not be published.