Pentingnya keberagaman dalam pembangunan di Indonesia selanjutnya diperkukuh dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagaimana tercantum dalam ketentuan Pasal 36A UUD RI Tahun 1945 yang menegaskan bahwa

Pentingnya keberagaman dalam pembangunan di Indonesia selanjutnya diperkukuh dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagaimana tercantum dalam ketentuan Pasal 36A UUD RI Tahun 1945 yang menegaskan bahwa

Jawaban

Pentingnya keberagaman dalam pembangunan Indonesia semakin diperkuat dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Dimana hal tersebut tertuang dalam ketentuan Pasal 36A Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menegaskan bahwa lambang negara Indonesia adalah Garuda Pancasila dan semboyan negara adalah Bhinneka Tunggal Ika.

Pembahasan

Ketentuan mengenai bendera dan lambang Negara Republik Indonesia yang merupakan bagian dari identitas nasionalnya terdapat dalam Bab 15, khususnya Pasal 35 dan 36A UUD 1945. Dalam kehidupan suatu bangsa dalam pergaulan internasional, suatu negara memerlukan fungsi khusus untuk membedakannya dengan negara lain. Pemahaman ini bisa disebut  identitas nasional. Identitas nasional merupakan manifestasi dari nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam aspek kehidupan nasional dengan ciri khasnya. Karakteristik ini memungkinkan satu negara untuk membedakannya dari yang lain dalam hidupnya. Di antara banyak identitas nasional adalah bagian identitas dasar, simbol nasional yang menjelaskan filosofi, dan identitas instrumental yang terkait dengan bendera negara.

Lambang negara Indonesia adalah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Burung Garuda memiliki  17 bulu, 8 ekor dan 45 leher. Identitas nasional lahir dari rumusan ini,  17845 atau 17 Agustus 1945, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, pada lambang negara juga terdapat gambar tameng pada bagian dada burung Garuda. Sama seperti Perisai Pertahanan, benda ini terbagi menjadi lima tiang yang isinya merupakan lambang-lambang Pancasila. Kelima gambar tersebut mewakili masing-masing isi Pancasila. Yaitu, bintang sila pertama, rantai sila kedua, pohon beringin dari sila ketiga, kepala banteng dari sila keempat, padi dan kapas dari sila kelima. Burung Garuda duduk di atas pita bertuliskan “Bhinneka Tunggal Ika”, yang berarti “berbeda-beda tapi tetap satu” atau melambangkan kesatuan dan keutuhan negara Indonesia yang multidimensi.

Check Also

Strategi menciptakan dan mengenalkan value dari produk kita sehingga menghasilkan kepuasan bagi pembeli, merupakan pengertian dari?

Strategi menciptakan dan mengenalkan value dari produk kita sehingga menghasilkan kepuasan bagi pembeli, merupakan pengertian …