Analisis struktur pada lagu “Pelangi” ciptaan A.T Mahmud. Tunjukan dan beri alasan Anda bagian mana saja yang dimaksudkan dengan motif, frase, dan kalimat lagu.

Analisis struktur pada lagu “Pelangi” ciptaan A.T Mahmud. Tunjukan dan beri alasan Anda bagian mana saja yang dimaksudkan dengan motif, frase, dan kalimat lagu.

Jawaban

Lagu “Pelangi” yang diciptakan oleh A. T. Mahmud memiliki struktur yang seluruhnya terdiri dari bait atau verse. Lagu tersebut tidak memiliki refrain, pengulangan, intro, interlude, maupun outro.

Lagu “Pelangi” terdiri atas empat kalimat lagu, yaitu:

  1. Pelangi-pelangi, alangkah indahnya.
  2. Merah kuning hijau, di langit yang biru.
  3. Pelukismu agung, siapa gerangan?
  4. Pelangi-pelangi, ciptaan Tuhan.

Setiap kalimat tersebut terdiri atas dua frasa (sebelum dan setelah tanda koma). Motifnya sendiri tampak dari irama yang menyusun masing-masing frasa. Irama tersebut diulang dalam setiap frasa, meskipun dengan melodi dan lirik yang berbeda.

Pembahasan

Lagu atau musik pasti mengandung suatu struktur di dalamnya. Berikut adalah struktur lagu yang pada umumnya ditemui dalam lagu-lagu yang diciptakan pada zaman modern:

  • Intro, yaitu bagian pembuka atau pengenalan lagu.
  • Verse atau bait, yaitu bagian dasar lagu yang mengandung tema lagu.
  • Bridge (jembatan), yaitu bagian yang menjembatani dua buah bagian struktur lagu, biasanya dari bait ke refrain.
  • Refrein atau chorus, yaitu bagian puncak lagu. Bagian ini biasanya adalah bagian yang paling menarik perhatian dan sering kali diulangi.
  • Interlude, yaitu bagian yang menjembatani akhiran lagu (akhir dari refrein) ke bait lagu.
  • Outro, yaitu bagian penutup lagu.

Kalimat lagu dapat dilihat dari “tanda jeda” yang muncul dalam permainan melodi dalam sebuah lagu. Tanda jeda di antara masing-masing kalimat tersebut biasanya digunakan oleh pemain melodi untuk mengambil nafas.