Strategi devide et impera sering digunakan VOC untuk menghadapi perlawanan rakyat. Cara tersebut juga digunakan dalam perlawanan rakyat Makasar dengan?

Strategi devide et impera sering digunakan VOC untuk menghadapi perlawanan rakyat. Cara tersebut juga digunakan dalam perlawanan rakyat Makasar dengan?

Jawaban

Dalam melakukan perlawanan dengan rakyat MakassarVOC menggunakan strategi devide et impera yang sering mereka lakukan untuk menghadapi perlawanan dengan rakyat. Strategi tersebut dilakukan dengan cara menjalin kerjasama dengan Aru Palaka.

Pembahasan

Strategi atau politik devide et impera merupakan strategi yang dilakukan VOC untuk menghadapi serangan rakyat. Strategi ini dilakukan dengan cara mengadu domba, membuat perselisihan, dan memecah belah suatu pihak untuk kepentingan perang. VOC akan mendukung salah satu pihak yang sedang berselisih di suatu kerajaan di Indonesia. Dari strategi ini, VOC akan mendapat wilayah kekuasaan dan juga monopoli perdagangan.

Strategi devide et impera dilakukan VOC untuk melawan rakyat Makassar. Atas dukungan dari Aru Palaka, raja Bone, yang sedang berselisih dengan raja Gowa, Sultan Hasanuddin, VOC berhasil menaklukkan Kesultanan Gowa. Perang ini terjadi dari tahun 1666-1669 yang berakhir setelah adanya Perjanjian Bongaya.

Perjanjian Bongaya merupakan perjanjian yang dilatarbelakangi atas kekalahan Makassar dalam melawan pihak Belanda. Perjanjian Bongaya ditandatangani di Bungaya pada tanggal 18 November 1667. Perjanjian ini menimbulkan dampak dan pengaruh yang sangat kuat bagi rakyat Indonesia.

Check Also

Strategi menciptakan dan mengenalkan value dari produk kita sehingga menghasilkan kepuasan bagi pembeli, merupakan pengertian dari?

Strategi menciptakan dan mengenalkan value dari produk kita sehingga menghasilkan kepuasan bagi pembeli, merupakan pengertian …