Bagaimanakah proses terjadinya Daerah Operasi Militer di Aceh tahun 1989-1998

Bagaimanakah proses terjadinya Daerah Operasi Militer di Aceh tahun 1989-1998

Jawaban

Pada tahun 1989-1998 daerah operasi militer di Aceh, proses terjadinya adalah operasi kontra dengan pemberontakan yang diluncurkan pada awal tahun 1990-an hingga 22 Agustus 1998 dengan melawan gerakan separatis Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Aceh. Selama periode tersebut, Aceh resmi dinyatakan sebagai “Daerah Operasi Militer” (DOM), yang dimana Tentara Nasional Indonesia diduga tengah melakukan pelanggaran hak asasi manusia dalam skala besar dan sistematis terhadap pejuang GAM maupun rakyat Aceh.

Pembahasan

Sebuah konflik yang terjadi di Aceh disebabkan oleh beberapa hal, yakni perbedaan pendapat mengenai hukum Islam, ketidakpuasan terhadap distribusi sumber daya alam di Aceh, serta peningkatan jumlah orang Jawa di Aceh. Di dalam konflik tersebut, GAM (Gerakan Aceh Merdeka) dengan melalui tiga tahapan, yakni pada tahun 1977, tahun 1989, dan tahun 1998.

Adapun pelanggaran Hak Asasi Manusia di Aceh adalah:

  • Pembantaian Jambo Keupok. Peristiwa ini dapat terjadi di Desa Jambo Keupok, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, Aceh, pada tanggal 17 Mei 2003.
  • Pembunuhan Massal yang terjadi di Simpang KKA. Peristiwa Simpang KKA ini terjadi pada tanggal 3 Mei 1999 di Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.
  • Rumoh Geudong dan Pos Sattis lainnya yang terdapat di Aceh.

Check Also

Rumus memainkan alat musik recorder

Rumus memainkan alat musik recorder Jawaban Berikut ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan dalam memainkan alat …