Hukum mencampur adukan daging qurban urunan beberapa ekor sapi bagian shohibul qurban

Hukum mencampur adukan daging qurban urunan beberapa ekor sapi bagian shohibul qurban

Jawaban

Hukum mencampur adukan daging qurban urunan beberapa ekor sapi bagian shohibul qurban adalah haram. Dalam pelaksanaan kurban dengan sistem urunan, wajib hukumnya untuk menentukan para pemilik qurban saat penyembelihan, dan dilarang mencampuradukan bagian shohibul qurban yang satu dengan bagian shohibul qurban yang lain.

Pembahasan

Shohibul kurban adalah sebutan bagi mereka yang melakukan ibadah kurban, yakni umat muslim yang menyembelih hewan sesuai dengan yang disyaratkan dalam Islam pada Idul Adha dan hari tasyrik.

Kurban dapat dilaksanakan dengan sistem urunan atau patungan dengan syarat bahwa binatang qurban hanya dapat diurunkan maksimal tujuh orang. Hal ini sesuai dalam hadis yang menyatakan bahwa:

“Kami pernah berpergian bersama Rasulullah shalallahu alaihi wa salam, kebetulan di tengah perjalanan hari raya Idul Adha (yaumun nahr) datang. Akhirnya, kami patungan membeli sapi sebanyak tujuh orang untuk dikurbankan,” (HR Al-Hakim)

Selain itu, dalam pelaksanaan kurban dengan sistem urunan, wajib hukumnya untuk menentukan para pemilik qurban saat penyembelihan. Sehingga saat menyembelih qurban diniatkan bahwa kurban sapi ini dari shohibul qurban A, shohibul qurban B (dan seluruh orang yang terlibat dalam urunan seekor sapi tersebut), secara jelas. Tidak cukup menyembelih semua sapi yang dikurbankan lalu diniatkan untuk seluruh yang terlibat pada urunan sapi-sapi yang ada. Namun harus ada kejelasan kepemilikan untuk setiap sapinya. Jadi, hukum mencampuradukan daging qurban urunan beberapa ekor sapi bagian shohibul qurban adalah haram.

 

Check Also

Berikut ini yang termasuk benda kerajinan bangun ruang antara lain

Berikut ini yang termasuk benda kerajinan bangun ruang antara lain

Berikut ini yang termasuk benda kerajinan bangun ruang antara lain Jawabannya adalah vas bunga, lampu …